Friday, October 7, 2011

Media Massa dan Budaya Massa

oleh : Aminah Swarnawati (Dosen Fikom UMJ, Paramadina)
So, another chapter of Mass Culture, or best known as Pop Culture. Not much to say about this one, since I believe everyone already had this subject like, since beginning of college. So here we goes

Budaya massa, kata ini merajuk pada suatu kebudayaan yang terbentuk dan ditujukan untuk khalayak yang luas (massa). Dimana media massa memiliki pengaruh yang besar terhadap perputaran budaya massa yang terjadi di masyarakat. Sebenarnya, secara langsung maupun tidak langsung, media massa sangat mempengaruhi segala aspek kehidupan manusia, baik disadari maupun tidak. Hal tersebut juga yang memicu pertumbuhan dan perkembangan budaya massa di sekitar kita.
Menurut Bennet dan Tumin, KEBUDAYAAN MASSA adalah : “seperangkat ide bersama dan pola perilaku yang memintas garis sosio-ekonomi dan pengelompokan sub-kultural dalam suatu masyarakat yang kompleks”
Dalam konteks yang lebih mudah dipahami, Budaya Massa merupakan suatu budaya popular yang dihasilkan oleh industri massa dan dipasarkan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan dari khalayak massa.
Budaya Massa terbentuk karena adanya suatu fenomena sosial yang terjadi di masyarakat tertentu, meluas berkat media massa sehingga dapat mempengaruhi banyak target (komunikan). Hal inilah yang biasanya tidak disadari oleh khalayak, karena kita telah terpengaruh secara “perlahan-tapi-pasti” meskipun sebenarnya kita tidak menyadari atau menginginkan hal tersebut terjadi.
Budaya massa tercipta untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan manusia, namun cenderung dalam jangka pendek saja. Biasanya memenuhi kebutuhan akan hiburan dan impian belaka, tidak memenuhi unsur estetika, kedalaman, dan lainnya. Biasanya orang cenderung menjadi suka yang santai-santai, tidak serius.
Hal ini dapat memicu kecenderungan menyukai yang instan saja, karena salah satu cirri dari budaya massa adalah kecepatannya dalam berkembang. Hal ini dapat mengakibatkan khalayak menjadi lebih malas juga dan kurang ingin berusaha.
Budaya massa dapat berupa : lagu pop, fashion trend, makanan, karya sastra, dan lainnya. Perputaran budaya massa sangat cepat, oleh sebab itu mudah dicerna dan gampang digantikan oleh budaya lainnya (mati satu tumbuh seribu)
Baiknya kita sebagai konsumen harus bisa memilah-milah informasi ataupun budaya yang sesuai dengan kebutuhan kita. Janganlah mudah terjebak dalam arus budaya massa, karena selain kurang baik hal tersebut juga dapat mengurangi “inteligensi” seseorang sebagai mahluk yang berbudaya.

No comments:

Post a Comment